Burung Kuntul yang Terabaikan….

Burung Kuntul yang bersarang musiman di sepanjang jalan Ahmad Yani adalah potensi yang menarik dan unik bagi Bondowoso. Tidak semua kota memiliki atau disinggahi burung tersebut.

Sayangnya keberadaan burung kuntul tersebut diabaikan. Bahkan beberapa tahun lalu, terjadi perburuan/penembakan yang terang-terangan.Padahal burung Kuntul termasuk spesies yg dilindungi.
Setiap kali saya lewat di depan kantor Perhutani hingga RM Lestari, berpuluh-puluh bangkai burung Kuntul berceceran di jalan. Dilindas kendaraan bermotor.Diabaikan.

Kita tahu, di sepanjang jalan Ahmad Yani terdapat banyak institusi pemerintah, bahkan rumah dinas beberapa pejabat, mulai dari Sekda hingga wakil Bupati.
Sekarang burung kuntul semakin sedikit jumlahnya. Kicauannya yang hiruk pikuk tidak terdengar lagi.
Seandainya saja ada orang pintar dan peduli di Kota Gerbong Maut ini, maka potensi Burung kuntul bisa dimanfaatkan sebagai salah satu aset wisata.

Oh, burung kuntul….Sayangnya Kau hinggap di kota yang salah. Kota yang seolah tanpa tuan. Ada pemerintahan tapi tak peduli. Ada wakil rakyat, tetapi tidak mewakilimu….Ada masyarakat yang tidak tahu bahwa mereka tidak tahu.

Catatan : saya perkirakan dalam beberapa tahun ke depan, spesies burung kuntul di Bondowoso akan musnah. Terlebih ada instansi pemerintah yang melakukan penebangan pohon “seenak udelnya”.

Wahai para pemimpin, apakah kota ini punya masterplan tata ruang dan pembangunan berkelanjutan ?
Saya kok pesimis, Bondowoso punya pemikiran tersebut. Siapa sih orang di Bondowoso yang mau berfikir ruwet-ruwet ?

~ by gerbongmaut on 11 July, 2008.

Leave a Reply